Massa Fanatik Antar MONAS
* Monang Sitorus dan Mangatas Silaen Terharu
* Warga: Kami Datang Karena Simpatik
BALIGE – SINTA
Fanatisme masyarakat Toba Samosir terhadap pasangan bakal calon Bupati – Wakil Bupati Toba Samosir periode 2010 – 2015, St Drs Monang Sitorus SH MBA – Mangatas Silaen (MONAS), cukup luar biasa. Ini terlihat dari jumlah massa yang ikut hadir saat MONAS mendaftar ke KPU Toba Samosir, Rabu (17/2). Warga dari berbagai kecamatan dengan jumlah sedikitnya 5000 – an orang memadati jalan-jalan di Kota Balige untuk mengantarkan pasangan ini.
Pendaftaran MONAS diawali dengan kebaktian singkat di rumah dinas Bupati. Usai kebaktian, beberapa perwakilan menyampaikan dukungan terhadap MONAS. Seperti perwakilan pihak Hula-Hula Sonak Malela (Marpaung dan Simangunsong), pihak Nairasaon (marga Sitorus, Manurung, Sirait, Butar-Butar), Keturunan Tuan Sihubil (Tampubolon, Barimbing, Silaen) yang diwakili oleh Baktiar Tampubolon (mantan Wakil Ketua DPRD Tobasa) dan utusan lainnya serta acara ‘manjomput si pirni tondi’ (menepung tawari, red) kedua pasangan balon dan isteri oleh Ibunda DL Sitorus, Ompu Sabar boru Panjaitan.
Pengamatan SINTA, rombongan dari rumah dinas bupati menuju Lapangan Serba Guna HKBP Balige. Setibanya disana, MONAS dielu-elukan oleh ribuan massa yang sudah menunggu kehadiran balon sejak pagi. Sorak sorai dan pekikan “Hidup Monas !” serta yel-yel “Monas – Yes, Monas – Lanjutkan, Monas – Menang” menyambut kedatangan pasangan tersebut.
Jumlah massa yang hadir membludak. Monang Sitorus didampingi isterinya Intan DD boru Marpaung dan Mangatas Silaen bersama isterinya Rosma boru Simangunsong pun tak bisa menyembunyikan tampak kagum dan terharu melihat kerumunan massa tersebut.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah merelakan waktunya untuk hadir hari ini. Sungguh, kami sangat terharu dan tidak menduga kalau jumlah masyarakat yang hadir sampai sebanyak ini,” ujar Monang dengan mata berlinang.
Kemudian, sebelum berjalan kaki menuju KPU, rombongan diberangkatkan oleh Ompu Sabar boru Panjaitan dengan doa. “Tuhan berikanlah kesehatan, kebijaksanaan dan dan terang untuk semua apa yang kami lakukan hari ini. Restuilah langkah anak kami ini untuk mencapai cita-citanya. Tuntunlah … Bimbinglah dan Jagalah jiwa dan raganya. Restuilah permintaannya. Kasihanilah kami ya Tuhan. Amin,” pinta Ompu Sabar.
Usai berdoa, masyarakat pendukung fanatik bergerak bersama pasangan MONAS (masing-masing didampingi isteri) serta tim pemenangan, menuju KPU. Perjalanan sekitar 1 kilo meter.
Barisan terdepan adalah massa dari partai pendukung, disusul rombongan Ketua parpol di Tobasa seperti Sabaruddin Tambunan (PKB), Baktiar Tampubolon (PDK), Charles Pardede (PMB), Kalvin Tambun (Bendahara PDIP), Robert Pardede (PDP), Harry Siagian (Barnas), Wesly Sitorus (PNI Marhaenisme), para tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, penampilan busana dari sejumlah etnis, simpatisan serta relawan lainnya.
Selama perjalanan ke dan dari KPU, lagu berjudul ‘MONAS Pilihanku’ terus mengumandang. Iring-iringan ini juga cukup mendapat antusias dari warga Kota Balige. Teriakan “Hidup MONAS!” dari warga sekitar membuat para pejalan kaki semakin ceria dan bersemangat.
Pengamatan lainnya, membludaknya massa pendukung yang melewati perkiraan sebelumnya, membuat arus lalu lintas di Kota Balige, macet. Sedangkan pengamanan oleh pihak Polres dipimpin langsung oleh Kapolres Tobasa, AKBP Musa Tampubolon. Polres juga mengerahkan petugas Samapta dan satuan polisi pamong praja.
DILUAR DUGAAN
Sementara itu sejumlah anggota tim pemenangan MONAS yang ditanyai mengemukakan, jumlah massa yang hadir sudah diluar dugaan. “Sebenarnya jumlah massa dari kecamatan dibatasi. Tetapi apa boleh buat, mereka (warga, red) hadir tanpa dikomando karena ingin mengantar MONAS. Jadi, kita tidak bisa melarang mereka, karena itu spontanitas dari mereka,” ujar Pollung Tambunan dan Welman Sianipar kepada SINTA secara tepisah.
Sejumlah warga yang hadir kepada SINTA mengaku mereka hadir didorong rasa cinta dan bangga terhadap pasangan Monang. “Kami tidak dibayar. Kami merasa simpatik dan kami datang kesini,” ujar sejumlah kaum ibu yang berasal dari Lumban Julu, Posea dan Laguboti.
Hal senada sebagai dukungan terhadap MONAS diungkapkan Ompu Parbarita Siahaan. “Saya melihat, saat ini Monas lah yang paling layak. Berpengalaman dan teruji. Kemudian membangun sebuah daerah tidak cukup lima tahun. Jadi saya datang untuk mendukung Monas ini,” ujar pria ini.
8 PARPOL
Di KPU, pasangan MONAS yang sebelumnya sudah terbukti didukung masyarakat dengan lolosnya verifikasi dukungan perseorangan ini, mendaftar melalui jalur parpol. MONAS diusung oleh 8 partai politik yaitu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), PNI Marhaenisme, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan), Partai Barisan Nasional dan Partai Matahari Bangsa (PMB).
Melihat hasil pemilu legislatif 2009 lalu, jumlah suara sah dari 8 parpol tersebut adalah 18.249 atau setara dengan 20,65 persen.
Ketua KPU Tobasa Lampita Siregar didampingi Polmer Simanjuntak dan Herlan Hutahaean mengatakan sesuai dengan persyaratan minimal pendaaftaran balon adalah gabungan parpol harus memiliki minimal 15 persen suara sah, maka pihaknya menerima pendaftaran berkas MONAS yang diserahkan oleh Ketua tim pemenangan MONAS, Wesly Sitorus. Turut hadir saat mendaftar di ruangan KPU, Ketua DPC PDIP Djojor Tambunan dan Sekretarisnya Ir Viktor Silalahi.
SYUKURAN
Sementara itu, usai mendaftar massa kembali dengan tertib ke Lapangan Serba Guna HKBP dan mengikuti ibadah / kebaktian syukuran sekaligus meminta penyertaan dan belas kasihan Tuhan untuk ketulusan dan kesuksesan calon bupati dan wakil bupati MONAS yang dipimpin oleh Pendeta MSP Sitorus, Direktur Sekolah Tinggi Guru Huria – HKBP Seminarium Sipoholon.
Kebaktian ini mengusung thema “Memupuk dan Memelihara Kesatuan adalah Suatu Bentuk Syukuran Kepada Tuhan” (dari nats Efesus 4;3; I Tess 5;18)”.
Usai makan bersama, acara dirangkai dengan syukuran ulang tahun pernikahan suci Monang Sitorus – Intan DD boru Marpaung yang ke 32 tahun dan acara diakhiri dengan menyanyikan lagu ‘O Tano Batak’. (Dapdap)
